Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Bukateja, Milkhanul Khawaiz mengatakan, Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) merupakan gerbang awal para pelajar untuk bergabung dalam organisasi IPNU IPPNU.

“ Makesta adalah gerbang awal, sekaligus pendidikan yang wajib ditempuh bagi para pelajar untuk bergabung di IPNU IPPNU ”, jelas Milkhanul saat menyampaikan sambutannya dalam Makesta yang diselenggarakan Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Falah Desa Kembangan, Ahad (13/6).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PR IPPNU Kembangan, Adeliana juga menyampaikan bahwa Makesta sebagai ajang penanaman karakter Ahlussunah Wal Jamaah (Aswaja) kepada para pelajar. Hal tersebut diwujudkan dalam tema yang diangkat yaitu ‘Mengokohkan Pondasi Organisasi Menjadi Kader Berkarakter Aswaja’.

“Pelajar NU harus mengenal Aswaja sejak dini, sebagai pondasi kita semua dalam berorganisasi. Di acara Makesta ini, terdapat penyampaian beberapa materi yang salah satunya adalah Aswaja. Sehingga diharapkan para kader memiliki karakter dan perilaku yang mencerminkan ajaran Aswaja.” jelasnya pada acara yang diikuti oleh 78 peserta.

Hal senada diungkapkan oleh Pembina PR IPNU IPPNU Kembangan, H Saefudin Zuhri bahwasannya kader muda NU harus memiliki dua sifat utama.

“Saat kader IPNU IPPNU miliki sifat tegas dan saling menghormati, maka IPNU IPPNU akan lebih eksis  dan tidak tergerus oleh zaman, tentunya diiringi etika yang baik,” ujarnya.

Mengingat di era sekarang ini teknologi berkembang sangat pesat, dan kaum muda tentu memiliki pengaruh yang besar. Masa depan NU beberapa tahun mendatang ada pada Badan Otonom (Banom) termuda, yakni IPNU IPPNU. Diharapkan para kader baru dapat mengikuti perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai aswaja.

Kegiatan Makesta diisi oleh Tim Kaderisasi PAC IPNU IPPNU Bukateja dengan menyampaikan materi ke-IPNU IPPNU-an, Ke-NU-an, Aswaja, Keorganisasian dan Keindonesiaan. Acara dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Turut hadir pula Ketua PR Muslimat NU, Ketua PR Fatayat NU, Pembina IPNU IPPNU dan Pemerintah Desa Kembangan.

Oleh : Solekhatus Salamah

Admin Web Pelajar NU Perwira - IPNU IPPNU Kabupaten Purbalingga.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *